Bill Gates, mantan chief eksekutif Microsoft, terancam kehilangan perusahaan yang ia dirikan itu bila terus-menerus menjual sahamnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Micrososft, pemegang saham terbesarnya bukan Bill Gates, melainkan Steve Ballmer, yang tak lain adalah mantan CEO Microsoft yang pensiun Februari kemarin. Di awal penawaran umum tahun 1986, Gates memiliki 49 persen Microsoft. Perkembangan teknologi telah membuat perusahaan peranti lunak terkemuka ini semakin berjaya, dan membawa Gates menjadi orang terkaya di dunia. Menurut berita Geek Wire , Sabtu 3 Mei 2014, Gates mengalami penurunan dalam kepemilikan saham. Saat ini, ia memiliki sekitar 330 juta saham, kalah dibandingkan Ballmer yang mempunyai 333 juta saham, setelah Gates menjual sahamnya pekan kemarin. Beralihnya pemegang saham terbesar ini dikarenakan Gates selalu menjual sahamnya dengan rata-rata 80 juta saham per tahunnya. Bila tak ada perubahan dalam pola tersebut, l...
Comments
Post a Comment